Friday, May 02, 2008
OLEH-OLEH DARI JOGJA

Seorang kawan: "Apa yang kamu dapat dari liburan di Jogja kemarin?"

Saya : "Sesuatu yang istimewa. Sebentar, aku pasang fotonya."

Dan inilah dia:



Saya baru tahu kalau ternyata Jeung yang gemar bergerak dan bersenandung ini, sudah melebarkan sayapnya hingga Jogja. Bukan hanya buka kursus menjahit, tapi juga sibuk berpolitik :D

Untuk lebih jelasnya, coba kontak beliau langsung. Hehehehehe...

Posted at 05:08 pm by kisahmerahitam
Comments (6)  

Sunday, April 27, 2008
WONDER WOMAN



kamu tipu aku lagi
mungkin sudah ke-seribu kali
tak tahu kapan akan berakhir
segala penyiksaan ini

kamu tampar aku lagi
dengan penyakit lamamu
semakin lama aku pun bisa
menjadi benar-benar gila

reff:
aku bukan wonder woman-mu
yang bisa terus menahan
rasa sakit karna mencintaimu
hatiku ini bukanlah hati
yang tercipta dari besi dan baja
hatiku ini bisa remuk dan hancur

kamu paksa aku
menerima cintamu lagi
dengan segala tingkah lakumu
yang membuatku bingung

kamu tahan aku
dengan logikamu lagi
kau pikir aku akan mencair
dengan rayuanmu

repeat reff



*diambil tanpa ijin dari http://youtube.com

Posted at 03:29 pm by kisahmerahitam
Comments (4)  

Thursday, April 24, 2008
TERIMA KASIH





Terima kasih untuk ibu, adik-adik, sahabat dan orang-orang terkasih yang selalu mendukung dan melimpahkan cintanya untuk saya.

Terima kasih untuk orang-orang yang memusuhi saya, yang membuat saya kuat dengan cara mereka.

Terutama terima kasih untuk seseorang yang sudah membuat saya belajar banyak hal selama beberapa tahun terakhir. Belajar menerima dan berdamai dengan rasa sakit; belajar untuk lebih berhati-hati; belajar untuk lebih menghargai komitmen; belajar untuk berani menghadapi ketakutan dan menerima resiko atas pilihan yang diambil; serta belajar untuk lebih sabar dan ikhlas. Terima kasih.




Nb. Makasih buat kawan-kawan yang sudah memberi ucapan lewat sms, telepon, email dan testimoni di FS. Makasih. I love you all!


Posted at 11:03 am by kisahmerahitam
Comments (3)  

Thursday, March 27, 2008
GERIMIS

Suka banget sama lagu ini. Mengingatkan pada banyak hal. Bahwa gerimis bisa jadi kerap mewarnai hari. Tapi ia tak melulu menjelma badai. Usai gerimis, masih ada mentari yang akan tetap bersinar cerah.



 
       



D Bm C#m

D Bm C#m F#m D Bm C#m
Musim penghujan hadir tanpa pesan
D Bm C#m F#m D Bm C#m
Bawa kenangan lama t'lah menghilang

D Bm C#m F#m D Bm C#m
Saat yang indah dikau di pelukan
D Bm C#m F#m D Bm C#m
Setiap nafasmu adalah milikku

(Intro)
D Bm C#m F#m D Bm C#m
Surya terpancar dari wajah kita
D Bm C#m F#m D Bm C#m
Bagai menghalau mendung hitam tiba
E D
Sekejap badai datang
E D
Mengoyak kedamaian
E D
Segala musnah
F#m B F#m B
Lalu gerimis langit pun menangis

D Bm C#m F#m
Kekasih, andai saja kau mengerti
D E A D
Harusnya kita mampu lewati itu semua
Bm C#m C#
Dan bukan menyerah untuk berpisah ...

Musik : D Bm C#m F#m D Bm C#m 4x

E D
Sekejap badai datang
E D
Mengoyak kedamaian
E D
Segala musnah
F#m B F#m B
Lalu gerimis langit pun menangis

D Bm C#m F#m
Kekasih, andai saja kau mengerti
D E A D
Harusnya kita mampu lewati itu semua
D Bm C#m F#m
Kekasih, andai saja kau sadari
D E A D
Semua hanya satu ujian 'tuk cinta kita
Bm C#m C#
Dan bukan alasan untuk berpisah ...

Posted at 03:05 am by kisahmerahitam
Comments (5)  

Wednesday, March 26, 2008
TENTANG KSATRIA

Apa yang bisa kutuliskan tentangmu, duhai Yudhistira?

Saat ribuan kata yang kususun tak mampu melukiskan kesabaranmu.

 

Apa yang bisa kututurkan tentangmu, wahai Wibisana?

Kala seribu suara tak mampu tandingi sabda bijakmu.

 

Tolong katakan padaku,

apa yang harus kukisahkan pada dunia,

tentangmu Ksatria?

 

 

* selamat ulang tahun!

Posted at 02:58 pm by kisahmerahitam
Comments (6)  

Monday, March 24, 2008
BUNGA MATAHARI

Bunga Matahari itu lungkrah, sulurnya menjulur ke tanah
Dapat dirasakan lembab rerumputan karena cuaca bulan penghujan
Cahaya matahari bersembunyi di balik awan,
lalu kemana dijulurkan mahkota kepala bunga?

Bunga Matahari menunggu musim penghujan berhenti,
agar dapat dicumbuinya sang matahari!






* Makasih Mas Aang

Posted at 10:10 am by kisahmerahitam
Comments (3)  

Wednesday, March 19, 2008
ICARUS


Aku Icarus,

yang mencintai matahari,

yang membakar sayapku,

menenggelamkanku dalam kematian.



* sebenarnya bikin puisi ini udah lama banget, tapi nggak pernah berani posting, sampai tadi, dipuji bagus sama kawan yang memang jagonya bikin puisi. Hihihi...Sampai kembang kempis hidungnya :p Makasih ya, buat pujian dan dukungannya, moga saya nggak kapok belajar merangkai kata.





Posted at 02:03 pm by kisahmerahitam
Comments (8)  

Tuesday, March 18, 2008
AWAL SERIUS, AKHIR TAK TERURUS

 

Pada satu malam menjelang dinihari, si Mbah yang baik hati itu menamp¯ar saya dengan omongannya. Dan saya, benar-benar merasa ditelanjangi olehnya.

 

 

Mbah Sangkil  : duh

Mbah Sangkil  : jadi ngaco hasilnya

Mbah Sangkil  : tambah gak karu-karuan

Mbah Sangkil   : *menuliskan alamat tempat gambar calon header blog saya yang tengah dibuatkan olehnya*

Mbah Sangkil  : siap-siap ketawa

Mbah Sangkil  : kalo yg ini asli ngaco banget

Merahitam      : bentar, aku lihat dulu ya

Merahitam      : kok jadi tukang es krim?

Mbah Sangkil  : wakakkaka

Mbah Sangkil  : namanya juga ngaco

Merahitam      : bentar, aku ketawa dulu

Mbah Sangkil  : utang dulu deh yg ide terakhir

Merahitam      : ahahahahahahahha

Mbah Sangkil  : asli ngakak mulu bawaannya

Merahitam      : tapi aku dapet ide baru lagi

Mbah Sangkil  : nah lo

Mbah Sangkil  : susah emang musuh tukang buat naskah

Mbah Sangkil  : idenya datang tiba-tiba

Merahitam      : maka berhati2lah sebelum menyanggupi permintaanku

Merahitam      : salahkan Yati ya

Merahitam      : yang udah salah rekomendasi

Mbah Sangkil  : terjebak saya ceritanya

Mbah Sangkil  : gpp deh

Mbah Sangkil  : jadi, ya sukur

Mbah Sangkil  : gak, ya maap ken aja

Merahitam      : tenang...tenang...

Merahitam      : blogku banyak

Merahitam      : masalahnya, aku lupa password ke lima blogku yang lain

Mbah Sangkil  : makanya password sama aja semua

Mbah Sangkil  : jadi terdampar donk blog nya

Merahitam      : ho oh

Merahitam      : ada yang baru namanya doang

Merahitam      : ada yang udah ada postingannya beberapa

Merahitam      : ada yang baru diisi kolom aboutnya doang

Mbah Sangkil  : gak konsisten ternyata

Merahitam      : eh, tapi ideku yang terakhir ini serius

Mbah Sangkil  : kelima blog yg dulu paling juga sama

Mbah Sangkil  : idenya serius awal mulanya

Mbah Sangkil  : Awal serius, akhir tak terurus

Merahitam      : haduh...haduhh...

Merahitam      : terbongkar sudah aibku

Mbah Sangkil  : bikin blog itu aja

Mbah Sangkil  : awal serius, akhir tak terurus

Merahitam      : taglinenya kereeeeennnnnnn

Merahitam      : jadi nggak bakal ada yang mencacimaki kalau cuma posting 1 judul doang

Merahitam      : toh, taglinenya udah jelas

Mbah Sangkil  : Tempat Parkir Blog

Mbah Sangkil  : awal serius akhir tak terurus

Mbah Sangkil  : isinya kayak agregator gitu

Mbah Sangkil  : kumpulan blogger-blogger tak konsisten

Merahitam      : kalau sampai ada yang keurus, dengan terpaksa dia dikeluarkan dari situ

Mbah Sangkil  : anda menyalahi aturan agregator ini, anda dilarang mengurus blog anda

Mbah Sangkil  : denganterpaksa anda saya kick

Merahitam      : aduuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhh

Merahitam      : perut gue sakit beneran

Mbah Sangkil  : bikin mbak

Mbah Sangkil  : keren tuh

Mbah Sangkil  : pokoknya isinya blog yg maksimum about doang

Merahitam      : atau kalau ada postingannya, cuma judulnya doang

Merahitam      : atau satu kalimat nggak selesai

Mbah Sangkil  : kayak parking domain gitu

Merahitam      : wah, sip tuh

Merahitam      : bisa jadi lahan bisnis :d

Kok saya baru nyadar ya, kalau ternyata saya itu, sudah menelantarkan blog saya luaaaammmmaaaa sekali ya.

 
*PLAK*


Aduuhhhh...Jangan ditampar beneran dong!


Posted at 10:43 am by kisahmerahitam
Comments (5)  

Tuesday, February 26, 2008
JIKA ORANG BOKEK DAN PATAH HATI KE KAFE :p

You’re not alone-nya Michael Jackson menyambut saya, Luvi dan Ocha saat masuk ke dalam taksi, di keremangan subuh tadi. Bapak sopir taksi menoleh. Saya buru-buru menjawab, sebelum si bapak sempat melontarkan tanya.

“Ke ATM dulu ya pak, di samping Sarinah.”

Ya. Kami bertiga kehabisan uang. Di tas saya hanya ada lembaran kusam seribuan. Luvi dan Ocha, sama saja.

Tadi malam, selepas menonton LOVE IN THE TIME OF CHOLERA, kelaparan dan tanggung untuk pulang, karena orang rumah pasti sudah pada tidur dan kami semua anak baik-baik yang tidak ingin membangunkan ibu tercinta, maka kami sok-sok-an nongkrong di kafe. Pesan makanan ini-itu dan minuman ini-itu juga.

“Sekian ribu.”

“Bisa pakai debit BCA kan mbak?”, Luvi mengulurkan kartu ATM-nya.

“Maaf mbak, cuma debit Mandiri atau kartu kredit lainnya.”

Matilah kami. Saya dan Ocha sama-sama tak membawa kartu debit Mandiri. Lagipula kalau dibawa juga percuma, nggak ada isinya :p

“Mbaknya ambil uang aja dulu di ATM. Deket kok, samping Sarinah itu.”

Kami saling berpandangan. Capek booo.... Setelah jalan kaki GRAND INDONESIA-SARINAH, masih harus jalan lagi untuk nyari ATM.

“Boleh duduk dulu kok, nanti bill-nya dianter. Tapi pesanannya nggak bisa dibatalin, soalnya udah dibikin.”

“ehm...ya udah deh mbak, kita duduk dulu ya. Capek. Masih ngos-ngosan nih.”

Kami lantas memilih sofa berwarna hijau di sudut, sambil diskusi siapa yang sebaiknya mengambil uang di ATM.

“Kalau kita patungan, cukup nggak ya?”

Kami langsung sibuk mencari-cari uang di dalam tas dan kantung masing-masing.

“Kayaknya cukup deh”, ujar saya sambil merapikan lembaran-lembaran seribuan di atas meja. Saya tak tahu dan tak perduli jika ada pengunjung lain yang memperhatikan kami. Toh, tak ada yang seganteng Indra L. Bruggman. Jadi nggak perlu jaim :p

Tak lama, Si Mas baik hati yang bertubuh kurus dan berwajah tirus, datang mengantarkan pesanan dan bill ke meja kami. Ia sempat menatap ragu ke arah lembaran-lembaran uang yang saya ulurkan padanya.

“Ini jumlahnya pas mbak?”

“Iya. Sekian ribu.”

Si Mas baik hati masih ragu. Ia kembali mengulangi pertanyaannya dan saya mengangguk dengan mantap. Tak ragu. Si Mas baik hati akhirnya percaya dan pergi. dan kami bertiga langsung menyantap makanan yang sudah kami pesan.

“Kayaknya perut gue nggak cocok sama makanan kayak gini deh”, Ocha yang sedari tadi diam mulai mengeluh.

Saya dan Luvi diam saja. Asyik menikmati pesanan kami. Saya memesan Pastrami Beef with Thai Sauce, sementara Luvi penasaran dengan Pastrami Chicken Katsu with Mushroom Sauce (beneran itu namanya ya Vi?).

“Rasanya kok kayak ikan sarden ya”, saya menyodorkan piring di depan saya ke Luvi.

“Iya, kayak yang biasa dimasak mbak Neti”, ujar Luvi setelah mencicipi pesanan saya.

“Dan pedes banget”, tambahnya buru-buru.

Selebihnya, kami bertiga sibuk bergosip. Mulai dari A-Z. Lantas iseng membangunkan Pito pagi-pagi buta. Kami berempat ngobrol di telepon. Cekikikan tidak jelas hingga satu rahasia besar terbongkar.

“Jadi selama ini elo naksir sama BA?”

Saya dan Ocha memandang tak percaya pada Luvi.

“Oh, pantesan aja daritadi lo ngomongin BA yang lagi bermalam pertama. Patah hati ceritanya?”

Ouh...ouh...Jadi rupanya agenda kami ngumpul malam ini untuk menghibur Luvi yang tengah patah hati karena ditinggal kawin si Mister BA yang cool nyaris bego menurut Pito itu. Hahahahahahaha...

 

 

*Makasih guys...Untuk malam yang menyenangkan meski bikin bokek dan tadi pagi dimarahi bos ganteng. Rasanya sudah lama banget ya, kita tidak jalan-gila-gilaan seperti semalam. Kangen ngelilingin Kampung Melayu-Otista-Kalibata-Pasar Minggu lagi.

**Buat Pito. Besok-besok harus datang. Bos-mu dibikin pingsan aja. *injek-injek Pito sambil muach-muach*

 

 

 

 

 

 

Posted at 03:31 pm by kisahmerahitam
Comments (12)  

Friday, February 22, 2008
COMETS LULLABY


Genap setahun kami tak mendengar tawamu. Atau suaramu yang ajaibnya selalu terdengar menggelegar memenuhi seisi rumah, meski kamu bilang itu pelan. Dulu kami sering protes. Berisik.

Sekarang, rumah jauh lebih sepi. Tapi ada yang hilang. Tahukah kamu?


Dulu kami sebal tiap kali hobimu mengganti-ganti saluran TV tengah kumat. Gimana bisa asik nonton kalau tiap dua detik kau ganti?

Sekarang, kami bisa menonton TV dengan tenang. Tapi kenapa tak terasa asik? Tahukah kamu?


Dulu, kamu menyebalkan sekali jika sudah mulai cerewet. Tak berhenti membacakan teori-teori kesehatan, jika ibu tak masak sayur. Kamu juga tak berhenti mengomel jika aku tak pulang-pulang ke rumah. Atau Nunu dan Ria tak belajar. Atau kita tak pergi bersama-sama ke makam bapak di Jum'at pagi seperti yang biasa kita lakukan?

Tapi tahukah kamu...Itu yang membuat kami teramat rindu padamu sekarang. Perhatianmu. Kalimat-kalimat sok tua dan sok bijak yang kerap kau lontarkan. Atau bahkan guyonan dan tingkah lucu yang sering kau pamerkan dulu.

Dan tahukah kamu...Betapa sepinya nonton TV tanpamu. Tak ada yang memicu keributan kita seperti dulu. Sayur lodeh spesial dan sambal belut istimewa buatan ibu pun jadi terasa biasa. Tak lagi maknyus.

Tidakkah kau rindu pada kami?

Ah, kami tahu. Semestinya kami tak perlu menanyakan hal itu. Karena kau akan selalu ada buat kami. Menjaga kami seperti yang sudah-sudah.

Beristirahatlah dengan tenang dalam buaian kasih-NYA, dek. Kami akan baik-baik saja.


























(dan ini yang dituliskan Mas Wishnu untukmu, setahun yang lalu)

Not a piece of image I could depict you,

not a share amount of written words of the bright story of your lifetime,
not a breeze of the summer wind, whispering the untold about you
but somehow I knew you were there,...

you raised their loves,
grew their prides,
reaped their cares,...
somehow they knew you were there,...

now the clusters of comets are gathering in the spinned twisted beauty
to fly you beyond the brightest morning stars, somewhere up in the sky
and somehow we know that you are there now


we've never met,
but still ....
somehow I knew you were there.

sleep peacefully, brother...


DUTA ARIFIANTO
-22 Februari 2007 - 22 Februari 2008-

Posted at 01:39 am by kisahmerahitam
Make a comment  


Next Page




<< May 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




Merahitam's Blog












KISAH LALU
Luvi's Blog





DUKUNG LAMPUNG!

Wisata Lampung


CINTA YOGYA!

Tour de Djokdja


Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html



 


BINGKAI

Foto Kopdar di Pizza Hut - Thamrin



Foto 2




SENANDUNG


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed