Saturday, September 23, 2006
MARHABAN YA RAMADHAN

Ramadhan menjelang. Hanya tinggal hitungan jam. Alhamdulillah, masih diberi nikmat menjalani Ramadhan yang mulia. Bulan seribu bulan. Bulan penuh berkah dan ampunan. Taburan kenikmatan dan kemuliaan. Kala ibadah diganjar pahala berkali-kali lipat. Kala semua orang menjadi senasib. Tua-muda, kaya-miskin. Alhamdulillah.

Ramadhan membawa berkah. Bagi para tukang air dan bersih-bersih makam yang jumlahnya langsung membludak hingga berpuluh-puluh kali lipat. Para penjual bunga yang berjajar di sepanjang jalanan makam. Karena semua orang kini mengingat (yang) mati dan berduyun-duyun datang ke makam.

Bagi warung es kelapa yang tiba-tiba bermunculan dimana-mana bak jamur di musim hujan. Tukang kue, kolak, timun suri. Penjual baju koko, gamis, mukena, sarung dan peci. Warung kecil. Pasar tradisional. Supermarket. Hypermarket. Harga-harga boleh meningkat, tapi daya beli tak kunjung menurun.

Bagi para pengusaha angkutan. Sopir. Kernet. Jasa pengiriman barang. Kantor pos. Tiba-tiba semua orang merasa rindu untuk berkumpul dan bercengkrama dengan sanak-saudara.  Bagi anak-anak yatim. Kaum fakir miskin. Saat semua orang menjadi merasa bersemangat untuk saling berbagi.

Ramadhan membawa kedamaian. Saat untaian kata-kata maaf berhamburan. Memenuhi langit, jalanan, rumah, pasar, kantor. Jatuh di titik-titik kepala, hati. Merasuk, menyebar. Kala benci dan dendam disingkirkan dan tak ada lagi yang merasa rendah untuk memintal kata maaf.

Saat kalimat-NYA berkumandang. Bergema. Pagi. Siang. Sore. Malam. Lewat pengeras suara. Radio. Televisi. Saat malam-malam penuh dengan munajat pada-NYA. Saat IA terasa begitu dekat. Dan tak ada lagi yang merasa malu dan ketinggalan jaman, lantaran menyebut Asma ALLAH dan sujud dihadapan-NYA.

Ramadhan membawa kemeriahan. Malam-malam berwarna. Anak-anak bergembira. Senyum mengembang. Sorot mata penuh kerinduan. Dan jiwa-jiwa yang bernyanyi.

Ah, Ramadhan. Rasanya tak cukup ribuan atau bahkan jutaan kata untuk melukiskanmu. Meski hanya satu yang ku mohon dari-MU. Biarkan semangat Ramadhan tetap tinggal di bumi. Selamanya.

Marhaban ya Ramadhan. Selamat datang bulan suci. Bulan penuh kemuliaan.




 Selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan bathin. Semoga diri makin lebih baik. Amin.

Posted at 08:49 pm by kisahmerahitam

bahtiar
September 26, 2006   05:09 AM PDT
 
ih ... dah poso too .. :)
neng
September 25, 2006   01:22 PM PDT
 
sama-sama, maaf juga lahir batin. masih ditunggu jalan2 ke bogornya
beni
September 24, 2006   05:11 PM PDT
 
selamat berpuasa ya..mohon maaf atas segala khilaf kata..
=)
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments





Previous Entry Home Next Entry




<< September 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




Merahitam's Blog












KISAH LALU
Luvi's Blog





DUKUNG LAMPUNG!

Wisata Lampung


CINTA YOGYA!

Tour de Djokdja


Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html



 


BINGKAI

Foto Kopdar di Pizza Hut - Thamrin



Foto 2




SENANDUNG


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed