Tiba-tiba saja keingetan sama Mbak Nah, asisten rumah tangga headwriterku. Sudah lama nggak ketemu gadis manis asal Cianjur yang baru berusia 16 tahun dan gemar menonton film India serta serial Korea itu. Padahal dulu waktu masih di Bintaro, Mbak Nah sering menggangguku dengan berbagai pertanyaannya yang sederhana namun menggelitik. Dan kalau dia sudah bertanya, maka aku harus memberi jawaban padanya. Kalau nggak, maka sepanjang hari itu, sampai hari-hari berikutnya dia akan terus-menerus menggangguku. Tak perduli aku sedang pontang-panting dikejar deadline atau nggak.
Ia juga punya kebiasaan yang unik. Beberapa kali aku bangunin, dia langsung bersungut-sungut kesal dan nggak mau ngomong sampai berhari-hari. Setelah dibujuk dan ditanya baik-baik, baru dia cerita alasan sebenarnya.
“Habis lagi asyik-asyiknya mimpi mau ketemu Delon, dibangunin. Kan jadi batal ketemu sama Delonnya!”
“Lagian, orang lagi mimpi makan bakso, dibangunin.”
“Duh mbak...Na’ kan lagi mimpi ketemu Jang Dong Gun!”
Oalah, cuma gara-gara mimpinya terpotong toh. Waktu kusuruh dia untuk nulis pesan di pintu kamarnya dengan tulisan, “Lagi mimpi nih mbak, tolong jangan dibangunin!”, dia malah ketawa cekikikan.
Lain hari, waktu kutawari buah pepaya, ia menggeleng. Padahal pepaya yang kutawarkan itu matang, ranum, dan manis. Awalnya kupikir Mbak Nah seperti kebanyakan orang lain yang nggak suka makan pepaya karena baunya yang khas, atau takut dibilang mirip dengan burung yang hobi makan pepaya. Tapi tiap kali melihat buah pepaya yang baru selesai kukupas, sorot matanya berbinar-binar, bibirnya berkecap beberapa kali. Maka lagi-lagi kusodorkan irisan pepaya itu padanya.
“Nih...Ambil aja...”
Dan lagi-lagi jawabnya:
“Nggak mau ah mbak...”
“Aku minta yang lainnya aja boleh?”
“Nggak mbak, aku takut”
Jadi penasaran. Kepengen tapi kok nggak mau makan. Setelah kudesak beberapa kali, akhirnya terungkap juga alasan sesungguhnya. Rupanya Mbak Nah takut kalau makan pepaya nanti, maaf...payudaranya makin bertambah besar, sebesar buah pepaya.
Langsung terpingkal-pingkal mendengar jawabannya yang polos. Dengan nada bercanda, kubilang padanya, wah, kalau pepaya bisa bikin payudara pemakannya jadi besar, suntik silikon nggak laku lagi dong mbak...
Eh, anehnya, dia tetap keukeuh sama pendiriannya dan nggak mau makan pepaya biarpun ngiler setengah hidup!
Btw, ada yang tertarik untuk membuktikan ucapan Mbak Nah?